Perkembangan Emosional Pada Anak
Yuk kenali perkembangan emosional anak di usia dini!
Apa sih perkembangan emosional itu?
Perkembangan emosi mengacu pada reaksi anak terhadap berbagai perasaan yang dialami setiap hari dan membawa pengaruh besar terhadap cara pandang menyelesaikan masalah, mengambil keputusan, tingkah laku, dan menikmati hidup sebagai orang dewasa kelak.Perkembangan emosi ini berkaitan dengan pengalaman anak dalam mengenali perasaan dan emosi yang dialami, memahami bagaimana dan mengapa sebuah hal terjadi, mengenali perasaan orang lain, dan mengembangkannya.
Pentingnya Mengarahkan Perkembangan Emosi
Inilah pentingnya peran orang tua untuk mengarahkan perkembangan emosi anak. Sebagai orang tua, Ibu bisa melakukan beberapa hal untuk membangun kecerdasan emosional anak sejak dini.
1.Mengenali Emosi Anak
Orang tua adalah sosok yang paling berpengaruh dalam membantu anak mengenalkan berbagai macam emosi yang dirasakan anak. Ibu bisa membantu anak untuk mengidentifikasi emosinya sendiri seperti senang, marah, sedih, kecewa, dan lainnya.
Ibu bisa menjelaskan apa dan bagaimana setiap emosi itu dan dampaknya bagi orang lain. Misalnya jika anak marah, apa dampaknya bagi orang di sekitarnya. Mengenalkan emosi ini bisa dengan tulisan dan gambar yang bisa dipahami oleh nalar anak usia dini. Usahakan untuk tetap berpikir positif untuk setiap emosi yang dirasakan anak seperti marah atau sedih untuk mengajarkan setiap emosi adalah baik untuk diterima.
2. Mengenalkan Emosi Orang Tua
Setelah anak memahami emosi yang dirasakannya, lalu kembangkan informasi tentang emosi yang dirasakan orang tua. Ceritakan hal yang membuat orang tuanya senang atau sedih untuk melatih kecerdasan emosional dan empati terhadap orang lain. Untuk emosi negatif seperti marah, sedih, kecewa, Ibu bisa mengajarkan juga cara mengendalikan emosi tersebut dan bagaimana harus bersikap di depan orang.
3. Kenali Kaitan Suasana dan Perasaan
Perkembangan emosi sangat erat kaitannya dengan suasana yang ada di sekitarnya. Anak bisa bosan berada di rumah seharian sehingga membuatnya gelisah atau marah. Bisa jadi anak sangat senang dengan mainan baru atau suasana rumah yang berbeda dari biasanya seperti kedatangan anggota keluarga dari luar. Dengan mengenali kaitan antara perasaan dan suasana, Ibu bisa mengajarkan pada anak tentang emosi yang muncul karena faktor di luar dirinya sendiri.
4. Kenali Emosi Anak dengan Suasana Berbeda di Berbagai Tempat
Jika anak sudah memahami tentang perubahan suasana di dalam rumah, tentunya akan sangat berbeda jika anak berada di luar rumah dan tempat yang berbeda-beda. Suasana yang cepat berubah dan berhubungan dengan orang yang berbeda-beda pula akan merangsang kepekaan emosinya.
Perhatikan emosi anak ketika berada di keramaian, di tempat sepi, bertemu dengan orang tak dikenal, atau tempat yang membuatnya nyaman dan bahagia. Dengan mengenali berbagai kondisi ini, anak akan belajar mengelola emosi secara cepat
Komentar
Posting Komentar