Tentang rasa... Rinduku ini telah meluap Dan tumpah memenuhi seluruh daratan Terlintas dalam angan Masuk dalam asumsi fikiran yang tidak dapat aku kendalikan Semua masih sama Ekspetasi yang menyakitkan Paragraf ini dan bait ini Semua kosong tanpa mu Dikala sang mentari telah termakan buas oleh kegelapan Selarik sinar jingga tertutup awan Secercah angan angan tentang rindu Wahai sunyi, beritakan lah pada nebula bahwa ada seketsa indah melebih pesona nya Wahai angin, beritahukan kepada awan bahwa ada yang lebih teduh melebihi kelembutan ny...
Pelajar juga bisa ngalamin Burnout? Yuk mengenal Academic Burnout! Istilah burnout pertama kali dikemukakan oleh psikolog Herbert Freudenberger pada tahun 1974. Beberapa tahun kemudian, konsep burnout juga diteliti di sekolah. Hasilnya menunjukkan bahwa siswa juga dapat merasakan stres seperti pekerja. Academic burnout atau kelelahan akademik merupakan reaksi emosional, fisik, dan mental yang negatif terhadap studi yang berkepanjangan. Penyebab Academic Burnout Academic burnout merupakan puncak dari segala rasa capek yang terlalu lama mengendap di tubuh dan pikiran kamu. Ada beberapa faktor yang menyebabkan kondisi ini terjadi: 1. Aktivitas yang terlalu padat Bangun pagi sekolah, sorenya bimbel, malamnya ngerjain latihan soal. Akhir pekan dipakai buat les lagi. Energi dan pikiranmu pun lama-lama terkuras. 2. Persaingan dan tingkat kepercayaan diri Kadang kita suka insecure alias nggak pede dengan kemampuan sendiri. 3. Tugas yang terlalu banyak Semenjak pandemi, PR semakin menumpu...
Hai! Namaku Lia Faridatul Ulfa, kerap disapa Lia, seorang mahasiswi aktif Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Dharmas Indonesia. Perjalananku bergabung dengan Generasi Anti Bullying bukan sekadar sebuah keputusan, tetapi merupakan langkah untuk melawan masa lalu yang penuh trauma. Aku pernah menjadi korban bullying yang meninggalkan bekas mendalam dalam diriku, namun aku berhasil bangkit dari keterpurukan dan kini ingin memberikan dampak positif kepada orang lain. Selama sosialisasi di SDN 78 Sapta Mulya, aku berkolaborasi dengan sahabat dekatku Nelly Anisatul yang juga merupakan bagian dari generasi anti bullying provinsi Jambi Aku menyaksikan dengan haru betapa anak-anak sangat antusias menerima materi tentang pendidikan karakter untuk mencegah bullying. Ini menggarisbawahi betapa pentingnya upaya kita dalam mencegah bullying dan menciptakan lingkungan yang mendukung bagi mereka. Melihat semangat mereka, aku merasa bahwa setiap langkah kecil kita d...
Komentar
Posting Komentar